Zeki Fryers Percaya Manchester United Bukan Segalanya

Zeki Fryers Percaya Manchester United Bukan Segalanya

Zeki Fryers Percaya Manchester United Bukan Segalanya – Pemain yang baru berusia 21 tahun itu meninggalkan Old Trafford dan pergi ke Standard Liege dalam satu situasi dan kondisi yang sengit pada musim panas 2012 lalu sebelum akhirnya pemain muda itu pindah ke Tottenham Hotspur, akan tetapi dirinya menegaskan bahwa tidak ada penyesalan sama sekali.

Zeki Fryers percaya dan yakin bahwa perkembangannya di Tottenham Hotspur telah membuktikan bahwa pemain muda bisa meninggalkan Manchester United dan masih bisa menjadi sukses.

Fryers membuat satu keputusan yang berani dengan meninggalkan Old Trafford dalam satu situasi yang sengit untuk bergabung bersama dengan klub raksasa asal Belgia yaitu Standard Liege pada musim panas 2012 lalu, akan tetapi hanya bermain sebanyak tujuh laga dalam enam bulan sebelum akhirnya kembali ke Inggris dan bermain bersama dengan Tottenham pada bulan Januari 2013.

Pemain yang berusia 21 tahun itu termasuk ke dalam skuat dalam perjalanan yang sangat mengesankan Spurs dalam kompetisi Liga Europa dan telah menjadi pemain starter untuk pertama kalinya di Liga Premier Inggris ketika Spurs melawan Stoke City pada hari Minggu lalu.

Dan Fryers, yang mengatakan bahwa dirinya masih berbicara secara teratur dengan mantan rekan setimnya di United yaitu Ravel Morrison, percaya bahwa jalan karirnya telah membuatnya menjadi pemain yang lebih baik daripada orang yang meninggalkan juara bertahan Liga Premier Inggris.

“Saya ingin satu petualangan yang baru.”

“Ada hal-hal tertentu (di United) yang tidak berjalan sesuai dengan cara saya dan saya pikir sudah waktunya untuk pindah. Saya meninggalkan beberapa teman di sana dan beberapa dari mereka melakukannya dengan baik, akan tetapi itu hanya sepak bola.”

“Saya ingin pergi ke luar negeri untuk memajukan karir saya karena jarang ada orang Inggris yang pergi ke luar negeri, oleh karena itu saya ingin mencoba sesuatu yang baru.”

“(Liege) adalah satu pengalaman yang hebat, dan kemudian pada bulan Januari ada beberapa pilihan dan Spurs adalah pilihan yang terbaik untuk memajukan karir saya.”

“Saya merasa bahwa saya ingin lebih terlibat di tim pertama. Saya datang ke sini dan terlibat secara teratur. Banyak orang mengatakan bahwa ketika kamu meninggalkan United maka kamu akan turun, akan tetapi saya pikir saya sudah naik.”

Langkah Fryers pindah ke Tottenham mendatangkan murka dari Sir Alex Ferguson – Spurs pada awalnya mencoba untuk mengontraknya langsung pemain tersebut dari United akan tetapi tidak terpenuhinya paket kompensasi yang dirasakan sesuai, yang kemudian dapat mendapatkan Fryers dari Liege enam bulan kemudian – akan tetapi pemain berusia 21 tahun itu bersikeras bahwa tidak ada yang curang dalam kepindahannya.

“Akan selalu ada tuduhan, akan tetapi setelah selesai di Belgia saya baru memutuskan bahwa Spurs adalah yang terbaik untuk perkembangan saya.”

“Saya berbicara dengan (Sir Alex) dan merasa sudah saatnya bagi saya untuk pergi. Saya tidak mengatakan sesuatu yang tidak menghormati dirinya dan dia juga tidak.”