Wilshere Bawa Arsenal Puncaki Grup F

Wilshere Bawa Arsenal Puncaki Grup F

Wilshere Bawa Arsenal Puncaki Grup F – Sebenarnya Arsenal bisa langsung lolos ke babak selanjutnya jika berhasil memenangkan pertandingan melawan Wakil Liga Prancis, Marseille dan di sisi lain Napoli dapat melewati jamuan Dortmund di Signal Iduna Park. Tapi, hasil apapun di pertandingan sebelah, Arsene Wenger sudah menegaskan bahwa dia yang terpenting adalah menang melawan wakil Ligue 1 ini. Karena jika anak asuhan Arsene Wenger menderita kekalahan maka kompetisi di grup F akan semakin terbuka lebar. Padahal boleh dibilang ini adalah grup neraka. Marseille boleh dibilang yang paling tersial karena gagal meraih satu kemenangan pun. Di sisi lain Arsenal juga ingin mengangkat kutukan kesialan mereka di Liga Champions.

Pemain awalan Arsenal oleh Arsene Wenger diisi dengan Szczesny; Sagna, Mertesacker, Koscielny, Monreal; Flamini, Ramsey; Wilshere, Rosicky, Ozil; Giroud. Sedangkan pelatih Elie Baup mempercayakan babak pertama kepada Mandanda; Abdallah, Nkoulou, Mendes, Morel; Lemina, Romao, Imbula; J.Ayew, Gignac, Khalifa. Sebelum pertandingan Wenger mengatakan kepada wartawan bahwa “Hasil seri akan sama buruknya jika kita gagal lolos ke babak selanjutnya apalagi kita kemudian akan selalu merasa menyesal mendapatkan hasil seri yang buruk dan akhirnya tersingkir dari kompetisi. Maka anak-anakku akan menyelesaikan misinya dengan perasaan mereka harus menang dan tidak ada rasa penyesalan atas permainan yang mereka lakukan.”

Kata-kata Wenger kemudian langsung diaplikasikan oleh anak-anak Gooners, ketika semenit pertandingan berjalan Jack Wilshere langsung menjebol gawang Marseille yang dijaga oleh Steve Mandanda. Wilshere mengambil bola dari Gignac kemudian langsung mengumpan kepada Bacary Sagna yang melakukan one-two dengan Wilshere. 1-0 untuk Arsenal di menit pertama. Arsenal kemudian seperti merajalela apalagi mereka ditonton oleh para legenda mereka yakni Thierry Henry dan Dennis Bergkamp yang sedang menjalankan latihan bersama Arsenal hanya untuk menjaga kebugaran tubuh mereka. Seperempat jam pertandingan berjalan Arsenal setiap lima menit mengancam gawang Marseille. Pelatih Marseille yakni Elie Baup nampak sangat tertekan akan ancaman yang dilancarkan oleh anak-anak Gudang Peluru.

Pada menit ke-38 Mesut Ozil sebenarnya berpeluang menggandakan kedudukan lewat tendangan penalti. Sayangnya. Steve Mandanda berhasil menggagalkan tendang penalti tersebut. Penyelamatan Madanda terbilang cukup gemilang. Tapi gol kedua Arsenal lahir di Babak Kedua ketika Mesut Ozil membayar kegagalannya dengan memberikan umpan matang kepada Jack Wilshere. Wilshere akhirnya mencatatkan kembali namanya di papan skor berkat gol tersebut.

Seisi Emirates Stadium mendengarkan dengan khusyuk di radio tentang pertandingan antara Dortmund menjamu Napoli. Mereka sebenarnya berharap bahwa Napoli berhasil memenangkan pertandingan tetapi apa daya Napoli gagal membendung Dortmund bahkan Napoli harus menyerah kalah 3-1 di kandang lawan. Maka dengan hasil-hasil tersebut Arsenal yang walau tetap berada di puncak Grup F masih bisa gagal lolos dan Dortmund serta Napoli bahkan masih berpeluang lolos.