Bola Online Juventus Selalu Jadi Sasaran Keirian Tim Lain

Bola Online Juventus Selalu Jadi Sasaran Keirian Tim Lain – Kiper Juventus berkomentar : “Untuk mengatakan bahwa kami menang lewat bantuan wasit adalah karangan kosong dari fans rival yang kalah. Musim lalu kami memiliki keunggulan 10 poin dari Napoli, dan di bulan Januari keunggulan hanya bersisa 2-3 poin. Tentu saja kejadian itu menakutkan kami. Jadi kami akan mengingat dan tak akan mengulangnya lagi.”

Buffon dan Bianconeri telah menjalani ikatan sebanyak 464 pertandingan. Buffon yang sekarang berusia 33 tahun mengalami pengalaman pahit dan manis bersama si nyonya tua. Buffon adalah salah satu pemain kunci Juventus yang tak memilih hengkang saat klubnya harus menerima hukuman degradasi bermain di Serie B. Setelah cedera punggung, semangat bermain Buffon pulih seperti sedia kala.

“Kebahagiaan yang tak terkira untuk bermain baik dan menghasilkan kemenangan bagi Juventus,” komentar Buffon pada Filo Diretto, JTV. “Mengenai kritik yang menerpa saya diawal musim? Saya percaya bahwa mereka sedang bereaksi terlalu berlebihan. Tapi kritik bagi saya akan menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi. Kritik akan menurunkan ego dan membuat kita kembali berpijak ke bumi. Membuat kita kembali mengevaluasi segalanya. Itulah esensi dari menjadi pemain dan olahragawan level top. Saat di Juventus anda dapat menyadari bahwa diri anda memiliki potensi untuk menjadi pemain sepakbola penting, tapi anda juga harus selalu menerima bila dibandingkan dengan idola sekelas Del Piero. Saya telah melewati fase tersebut. Padahal sebelumnya tak pernah ada bayangan bahwa saya akan menjadi kapten Juve. Sebuah kehormatan untuk mendapatkan kepercayaan dari rekan setim dan fans.”

Tim lain takut dengan kami – “Calciopoli adalah halaman kelam dari sejarah Juventus. Baik untuk fans dan para pemain. Fakta bahwa sekarang orang-orang masih menghubungkan kesuksesan Juventus dengan masalah itu berarti kami sudah kembali ke jalur kemenangan, Juventus telah kembali menjadi tim yang sesuai dengan habitatnya. Dan mengenai dugaan buruk yang dituduhkan orang lain, mereka hanya suporter yang kecewa.”

Injak Pedal Gas Kencang – “Selisih poin kami tak akan terkejar? Musim lalu kami memiliki keunggulan 10 poin atas Napoli, dan dibulan Januari, dalam empat pekan, kami mendapati tim hanya memiliki keunggulan 2-3 poin. Kejadian itu tentu saja menakutkan bagi kami. Saya percaya bahwa kami harus mengingat kejadian itu, dan tak mengulangi kesalahan yang sama. Kami harus tetap berpijak di tanah dan menginjak pedal gas dalam-dalam. dan menjadi hal yang baik bila kami memenangi Europa League di Turin. Berarti kami bisa bermain di Piala Super Eropa. Tentu saja langkah itu merupakan jalan yang menakjubkan bagi kami. Kemenangan di Eropa akan meningkatkan kepercayaan diri dan keyakinan kami.”