Agen Casio Online Mengenang Liverpool dan Xabi Alonso

Agen Casio Online Mengenang Liverpool dan Xabi AlonsoAgen Casino Online – Xabi Alonso menampilkan pertandingan yang tak baik saat Spanyol bertemu Portugal di pertandingan semifinal Euro 2012. Penampilannya di pertandingan itu adalah anomaly karena di sepanjang turnamen Xabi menjadi salah satu pemain yang paling bersinar. Di semifinal dia menjadi penendang penalti Spanyol yang gagal melaksanakan tugasnya. Pada waktu normal dia juga tidak menampilkan pertandingan terbaiknya. Pada waktu itu fans Liverpool pasti berharap Xabi bisa tampil ganas di pertandingan final melawan Italia, untuk menebus penampilan buruknya di semifinal. Xabi Alonso adalah pemain yang diharapkan oleh fans Liverpool masih bermain bagi mereka dan bagi fans Inggris, mereka malah berharap dia adalah orang Inggris.

Tak perlu dijelaskan secara panjang lebar lagi kenapa orang Inggris memiliki harapan demikian. Hampir setahun lalu, mereka melihat penampilan yang pas-pasan dari timnas berjuluk the three lions tersebut. Bayangkan saja, melihat tim kesayangan dan disebut sebagai kebanggaan negara, tapi hanya memiliki rata-rata passing sebanyak 36% selama turnamen berlangsung, lebih miris bila melihat pemain yang memiliki jumlah passing terbanyak adalah seorang kiper, Joe Hart. Namun satu-satunya oemain yang tidak heran dengan pencapaian Inggris adalah Alonso. Setahun yang lalu dia memberikan komentar cerdas tentang Inggris. Komentar yang diungkapkannya tersebut adalah bentuk statemen yang membawa pencerahan, kala itu dia menyatakan keheranannya saat mengetahui seorang pemain muda Liverpool dengan bangga mengatakan ‘tackle’ adalah kekuatan utamanya Agen Casino Online. Dia menambahkan :

“Tackling tidak menunjukkan kualitas permainan sepak bola, bagi saya, tackle adalah sebuah keterpaksaan saat kita tidak menguasai bola. Logika saya tak dapat menyetujui tentang pengembangan pemain muda yang mendidik bahwa tackle menunjukkan kualitas.”

Dalam wawancara yang lain dia mengatakan bahwa Michael Carrick dan Paul Scholes adalah pemain dengan kualitas yang bisa masuk dalam timnas Spanyol yang fluid, dan pintar dalam membaca permainan – Agen Casino Online.

Dalam Euro 2012 lalu, pemain yang dianggap oleh Alonso pantas masuk timnas Spanyol – yang mendominasi sepakbola dunia sejak empat tahun terakhir – malah secara mengejutkan tak dilirik oleh Roy Hodgson. Uncle Roy malah memilih Barry dan Henderson, setelah nama pertama cedera dia baru menghubungi Carrick. Carrick yang sudah memesan tiket liburan pun tak mengindahkan panggilan Hodgson. Sebenarnya Inggris juga bisa berharap memiliki pemain dengan tipe serupa pada diri Owen Hargreaves yang tampil gemilang di Piala Dunia 2006. Tapi cedera menghirup habis semua bakat dan talenta yang dimiliki pria Inggris kelahiran Kanada tersebut.

Kebanyakan fans Liverpool berdoa untuk kedatangan kembali Alonso setelah kontraknya habis di Real Madrid, bila tidak pada musim panas kali ini, musim depan juga boleh. Bahkan beberapa diantaranya mungkin berharap Alonso menjadi manajer Liverpool suatu saat kelak – Agen Casino Online.

Alonso mengerti bahwa sebuah tim di Premier League tak dapat menjadi juara dengan barisan gelandang dengan skill mengumpan yang pas-pasan. Selain Michael Carrick dan Paul Scholes, pemain Inggris yang dikaguminya adalah Steven Gerrard yang dapat memimpin dan menginspirasi tim. Dalam trio lini tengah racikan Rafa Benitez, dengan Javier Mascherano sebagai tukang angkut air, Alonso yang menjadi pivot, serta Gerrard yang menjadi inspirator tim, mereka membuat lini tengah Liverpool sebagai yang terbaik yang pernah bermain di Anfield dalam satu dekade terakhir.

Liverpool pernah kehilangan Alonso di musim pertamanya 2004-2006 saat dia mengalami cedera engkel, dia kembali berlaga di final Istanbul dan membawa Liverpool menang secara dramatis. Dia menambal kelemahan yang dimiliki Liverpool yakni tim yang statis dan kekurangan kecepatan dengan visi umpanny6a serta skillnya, baik umpan pendek sederhana atau umpan panjang yang dapat mengubah fase bertahan menjadi menyerang secara instan. Dan berlawanan dengan tackling seperti yang dia deskripsikan, Alonso sebenarnya adalah pemain yang baik dalam hal tersebut.

Benitez adalah salah satu manajer Liverpool terbaik, tapi dia membuat kesalahan yang sangat besar saat menjual Alonso di akhir musim 2007-2008. The Reds tak bisa menemukan pemain yang sekaliber dengan dia – Agen Casino Online.

Ditulis oleh Kasino Terbaik Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kasinoterbaik.com/agen-casio-online-mengenang-liverpool-dan-xabi-alonso/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.